03 September 2013
Setelah Visa P-1 (Visa Atlet) dari Amerika disetujui, ternyata aku juga harus mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Amerika. Mengisi fomr DS di internet wahhhhh semuanya serba aku sendiri, saat wawancara di kedutaan Amerika Jakarta aku sudah santai yakin lolos karena Visa P-1 sudah disetujui dari kedutaan Amerika. secuek cueknya aja saat wawancara aku pake BAHASA INDONESIA wkwkwkkwkw yaaa cape otak tenaga tapi puas jadi ngerti.
Detik-detik keberangkatan. Masih terus komunikasi dengan lowyerku Carol dan Scott. Di Bandara Lounge BNI aku melihat Tiket, Pasport dan uang dolar yang papah berikan kepadaku. Gilaaaaaa USA banget. Aku hanya bisa senyum-senyum sendirilah sambil tetap makan buat kondisi aja.
Perasaanku Luar Biasa, senang, binggung, sedih perih entahlahhh. Tapi aku bangga dengan diriku. Aku tidak pernah merasakan kursus bahasa inggris, aku tidak terbiasa berbahasa inggris. Aku Indonesia Original. Aku belum berpengalaman berpergian ke Luar Negeri hanya ke Singapore dan Brunai aja. Hanya itu pengalamanku ke Luar Negeri. Kini aku harus ke Amerika sendiri wawwwwww .
Teman, semua ini bisa ku jalani karna aku mempunyai tekat dan mimpi yang harus aku laksanakan. Kali ini aku di beri kesempatan oleh Allah. Akan kuwujudkan mimpiku dengan kerja kerasku. Kesempatan ini akan aku pergunakan sebaik-baiknya. Rasa takut nerves tidak pernah kurasakan. Malah seneng banget.
Kata-kata itu menjadikanku harus kuat bertahan di negara yang keras itu. Aku memilih untuk berada di sana. Walaupun keterbatas dana yang orang tuaku punya tapi aku yakin pasti Allah memberiku jalan dan jika aku terus berusaha keras.
Lelah dan letih rasanya hilang begitu aku tiba dibandara Soeta, karna dibutuhkan lebih 2
bulan untuk bisa sempurna melengkapi data-data untuk mengurus administrasi keberangkatan aku. Amerika klo soal administrasi wahhhh detail banget. Si bos sering begadang buat komunikasi
dengan Om Paul, Lowyer dan Clubmed. Sementara aku bisa menemani sampe jam 21.00 karna
tugas aku adalah latihan dan bertanding. Jadi harus tidur cukup.
Setelah Visa P-1 (Visa Atlet) dari Amerika disetujui, ternyata aku juga harus mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Amerika. Mengisi fomr DS di internet wahhhhh semuanya serba aku sendiri, saat wawancara di kedutaan Amerika Jakarta aku sudah santai yakin lolos karena Visa P-1 sudah disetujui dari kedutaan Amerika. secuek cueknya aja saat wawancara aku pake BAHASA INDONESIA wkwkwkkwkw yaaa cape otak tenaga tapi puas jadi ngerti.
Detik-detik keberangkatan. Masih terus komunikasi dengan lowyerku Carol dan Scott. Di Bandara Lounge BNI aku melihat Tiket, Pasport dan uang dolar yang papah berikan kepadaku. Gilaaaaaa USA banget. Aku hanya bisa senyum-senyum sendirilah sambil tetap makan buat kondisi aja.
Perasaanku Luar Biasa, senang, binggung, sedih perih entahlahhh. Tapi aku bangga dengan diriku. Aku tidak pernah merasakan kursus bahasa inggris, aku tidak terbiasa berbahasa inggris. Aku Indonesia Original. Aku belum berpengalaman berpergian ke Luar Negeri hanya ke Singapore dan Brunai aja. Hanya itu pengalamanku ke Luar Negeri. Kini aku harus ke Amerika sendiri wawwwwww .
Teman, semua ini bisa ku jalani karna aku mempunyai tekat dan mimpi yang harus aku laksanakan. Kali ini aku di beri kesempatan oleh Allah. Akan kuwujudkan mimpiku dengan kerja kerasku. Kesempatan ini akan aku pergunakan sebaik-baiknya. Rasa takut nerves tidak pernah kurasakan. Malah seneng banget.
Pukul 21.30 aku menuju gate 7 dimana pesawat Korea
Airline akan membawaku, ada rasa sedih meninggalkan semua kenangan disini, tapi aku selalu
teringat kata-kata yang membuatku kuat “Be Strong My Boy” taklukanlah dirimu
maka kamu akan menaklukan dunia. Bersyukurlah dengan takdirmu. Perih dan getar rasanya... thanks to you.
Nasehat ke 2, dari ayah seorang teman yang juga
pemain tenis, Jadilah seperti ikan di laut. Walaupun hidup di air asin, tapi
ikan-ikan itu tidak asin. Thank You Om Malhan
Kata-kata itu menjadikanku harus kuat bertahan di negara yang keras itu. Aku memilih untuk berada di sana. Walaupun keterbatas dana yang orang tuaku punya tapi aku yakin pasti Allah memberiku jalan dan jika aku terus berusaha keras.
Ada sedikit rasa kecewa dihari keberangkatanku,
pada hari yang bersejarah ini aku tidak latihan tenis seperti biasanya. My
coach sibuk katanya. Padahal hari terakhir aku latian. Anehh...Sedih banget
rasanya. Hari ini menjadi tidak sempurna. I Love Tennis.
To Be Continue.....
Atlanta - Florida
Dalam perjalanan pertama aku yang jauh ini rasanya pegel banget pantat, nulis dan baca aja terus banyak minum air putih. Tanpa teman dan memang asli sendiri, rasanya damai tapi binggung. Sampe di Atlanta masih binggung juga tapi sok cool ajalah. Trus PD aja aku tanya sama securiti bandara Iam going to florida, where wkwkwkkw amatir banget. Trus dikasih tau harus naik kereta bawah tanah cari terminal B-1. Hmmmmm canggih juga.
Atlanta - Florida
Dalam perjalanan pertama aku yang jauh ini rasanya pegel banget pantat, nulis dan baca aja terus banyak minum air putih. Tanpa teman dan memang asli sendiri, rasanya damai tapi binggung. Sampe di Atlanta masih binggung juga tapi sok cool ajalah. Trus PD aja aku tanya sama securiti bandara Iam going to florida, where wkwkwkkw amatir banget. Trus dikasih tau harus naik kereta bawah tanah cari terminal B-1. Hmmmmm canggih juga.
Setelah visa aku
dicek-cek nunggu deh 5 jam di bandara. Karna harus naik pesawat lagi ke Miami
dulu. Dari Miami ke Florida menempuh perjalanan darat 1 jam lebih lah. Sampe di Miami aku dijemput oleh servis student clubmed, orangnya gede banget, mukanya lucu. Yaa karna dia cuke-cuek aja yaa
udah aku diem aja. Tinggal duduk dimobil dan tidur ajalah masih ngantuk.
Tiba di clubmed, aku langsung diantar ke restoran club, diperkenalkan sama
kepala kokinya. Trus dia ajak aku keliling restoran. Disini fasilitas hotel banget bintang 5, tq Om Paul this is nice place. Gabe Jaramilo datang
menemui aku, kita ngobrol sebentar lalu barang-barang saya di bawa sama Wayne ke kamar, ehh
trus Wayne datang lagi sama si fabian (ian) yang nitip indomie. Trus aku dianterin
ian ke kamar, ian bilang aku satu kamar sama pemain top nya clubmed peringakat 100 dunia itf. Dia lagi ga ada karena lagi
ikut Grandslam US Open Junior (waw keren)
Sampai di kamar aku beres-beresin semuanya, mandi,
sholat syukur telah tiba dengan selamat dan bersiap buat besok langsung latihan. Trus aku tidur-tiduran dan yang aku rasakan
sekarang adalah jauhhhhhh dari semuanya, sepi,
asing, binggung, seneng, tapi terasa tenang
juga disini sendiri, tapi besok aku memulai babak baru, kehidupan baru. Dan aku SIAP.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar